Obrolan Dewasa

Ngerumpi Bebas Tentang Seks (22+)

Bercinta dengan Janda Seksi


“Udah gak sabar ya……” godanya sambil memandagi torpedo ku yang sudah ‘on fire’ “Haa… aaa… Mbak…” suaraku agak terbata-bata melihat Mbak Atin langsung melepas lilitan handuknya hingga terpampangpayudara nya yang montok yang ternyata sudah ga dibungkus BH lagi, tapi penutup bawah nya masih utuh. Tanpa mempedulikan kebengongan ku, Mbak Atin langsung memelukku.
“Jangan panggil Mbak dong. Suprihatin aja” rengeknya manja sambil melumat bibirku dan tangan kirinya dengan lembut mengelus-elus kemaluan ku yang semakin ‘on fire’.
Aku sudah dirasuki nafsu biarahi langsung membalas pagutan Suprihatin dengan tatkala ganasnya. Perlahan jilatan erotis Mbak Heny turun ke leher, perut… hingga sampe dibatang kemaluan ku. “Berpengalaman sekali dia ini…” pikirku. Jilatan yang diselingi sedotan, kuluman dibatang kemaluan hingga buah pelir ku itu membuatku serasa terbang melayang-layang….
“Ohhhh… Suprihatin… nikkk… mat… teruss… isepppp” desahku menahan nikmatnya permainan oral janda seksi ini sambil mengelus-elus rambutnya.
15 menit lamanya permainan dahsyat itu berlangsung hingga akhirnya aku merasa sesuatu yang ingin keluar dari penis ku.
“Akhh… hh… aku keulu..aaarrr…” erangku diikuti semprotan sperma ku dimulut Suprihatin yang langsung melahap semua sperma ku persis seperti
Setelah suasana agak tenang, aku menarik tangan Suprihatin untuk berdiri, dan dalam posisi sejajar sambil memeluk erat tubuh sintal janda seksi ini, mulutku langsung melumat mulut Suprihatin sambil meremas-remas pantatnya yang padat. Suprihatin membalasnya dengan pagutan yang tatkala ganas sambil tangan nya mengenggam penisku yang masih layu dan mengurut-urutnya. Dan dengan buasnya aku mengecup dan menyedot dari leher terus merambat hingga ke payudara nya yang padat berisi.
“Oohhh.. Ndi…. ahhkkhh.” erangnya tatkala mulutku mulai bermain di ujung putingnya yang tegang dan berwarna coklat kemerahan. Tanpa melepas lumatan pada mulut Atin, perlahan aku mulai mengangkat tubuh sintal tersebut dan mendudukannya diatas bak mandi serta membuka lebar-lebar pahanya yang putih mulus. Tanpa dikomando aku langsung berlutut, mendekatkan wajahku kebagian perut Suprihatin dan menjilati yang membuat Suprihatin menggelinjang bak cacing kepanasan.
Jilatin ku terus merambat ke bibir vagina nya yang licin tanpa sehelai bulu pun. Sesaat kemudian lidahku menjilati sambil menusuk-nusuk lubang vagina Suprihatin, yang membuatnya mengerang histeris.
“Ndi… sudah…. Ndi… masukinn kontolmu…. aku sudah ga tahan…. ayo sayang…” pinta nya dengan nafas memburu.
Tak lama kemudian aku berdiri dan mulai menggesek-gesekkan penis ku yang sudah tegang dan mengeras dibibir vagina Suprihatin yang seseksi si empunya.
“Sudah…. say…. aku ga ta.. hann… nnn… masukin..” rengek Suprihatin dengan wajah sayu menahan geora nafsunya.
Perlahan namun pasti penisku kumasukkan menerobos vagina Suprihatin yang masih sempit walau sudah berstatus janda itu.
“Pelann… dong say.. sudah 2 tahun aku gak maen..” pinta nya seraya memejamkan mata dan menggigit bibirnya sendiri saat penisku mulai menerobos lorong nikmat itu.
Ku biarkan penis ku tertanam di vagina Suprihatin dan membiarkan nya menikmati sensasi yang telah dua tahun tak dia rasakan. Perlahan namun pasti aku mulai mengocok vagina janda muda ini dengan penis ku yang perkasa. Untuk memberikan sensasi yang luar biasa, aku memompa vagina Suprihatinyaitu 10 gerakan menusuk setengah vagina Suprihatin yang diukuti dengan 1 gerakan full menusuk hingga menyentuh dinding rahimnya. Gerakan ini ku selingi dengan menggerakkan pantatku dengan memuter sehingga membuat Suprihatin merasa vagina nya diubek, sungguh nikmat yang tiada tara terlihat dari desisan-desisan yang diselingi kata-kata kotor keluar dari mulutnya..
“Ouggghh…. kontolmu enak say… entot Atin terus say… nikmat” rintihnya sambil mengimbangi gerakanku dengan memaju-mundurkan pantatnya.
Tiga puluh menit berlalu, Suprihatin sepertinya akan mencapai orgasmenya yang pertama. Tangan nya dengan kuat mencengkram punggung ku seolah meminta sodokan yang lebih dalam di vaginanya. Suprihatin menganggkat pinggulnya tinggi-tinggi dan menggelinjang hebat, sementara aku semakin cepat menghujam kan penisku di vagina Atin…
“Ooouhhh…. aaahhhh…. hhh…” erang Atin saat puncak kenikmatan itu dia dapatkan..
Sejenak Mbak Atin kubiarkan menikmati multi orgasme yang baru saja dia dapatkan. Tak lama kemudian tubuh sintal Mbak Suprihatin ku bopong berdiri dan kusandarkan membelakangi ku ke dinding kamar mandi. Sambil menciumi tengkuk bagian belakang nya, perlahan tangan ku membelai dan mengelus paha mulus Mbak Atin hingga tangan ku menyentuh dan meremas kemaluan nya dari belakang, membuat nafsu birahinya bangkit kembali. Rangsangan ini ku lakukan hingga aku persis berjongkok dibelakang Atin. Apalagi setelah jilatan merambat naik ke vagina Mbak Atin dan mengobok-obok vagina.
“Nikk… matt… say..” hanya itu yang keluar dari mulut seksi Atin. Kemudian aku merasa ada sesuatu yang akan keluar dari penisku, hingga aku semakin mempercepat gerakan sodokan ku yang semakin diimbangi Atin yang sepertinya juga akan mendapatkan orgamasme keduanya.
Diiringa lolongan panjang kami yang hampir bersamaan, secara bersamaan pula cairan
hangat dan kental dari penisku dan vagina Suprihatin bertemu di lorong nikmat Suprihatin.. Nikmatnya tiada tara, sensasi yang tiada duanya..
Tak lama berselang, aku menarik penisku dan mendekatkan nya ke mulut Mbak Tiitn yang langsung dijilatinya hingga sisa-sisa sperma yang masih ada dipenisku dijalatinya dengan rakus. “Tak kusangka mas sehebat ini.. baru kali ini aku merasa sepuas ini. Badan kecil tapi tenaganya luar biasa. Aku mau mas… aku mau kamu mas…” puji Mbak Atin padaku dengan pancaran wajah penuh kepuasan tiada tara…Sesaat kemudian kami saling membersihkan diri satu dengan lainnya, sambil tentunya sambil saling remas.
Jam 12 malam lebih saat tayangan bola rampung, Atin terbangun dan perlahan mendekati ku dan meremas  kontolku sementara aku  mulai membelai-belai betis indah janda muda itu dari balik daster tipisnya hingga nyampe pangkal pahanya. Ketika tanganku mulai mengusap-usap vagina, Suprihatin terbangun. Ku ajak dia pindah ke bed satunya, sambil ku lucuti daster tipis yang didalamnya tanpa beha tersebut. Dengan hanya menggunakan CD tipis berwarna krem, tubuh bahenol itu ku bopong dan ku lentang kan di ranjang satunya, Sambil menindihnya, ku remas dan kecup puting payudara putih dan montok itu.
“Aahhh…. mas…” erangnya manja. Jilatan ku terus merambah menikmati inci per inci tubuh seksi itu hingga sampe di gundukan nikmat tanpa sehelai rambut pun.. Hampir 20 menit lidah ku bermain dibagian sensitive itu, hingga akhirnya..
“Ayo dong mas… cepeten masukin… dah ga tahan nih…” Perlahan kusapukan penis ku di vagina mungil itu. kelihatan sekali Suprihatin menahan napas sambil memejamkan mata nya dengan sayu dan menggigit bibir bawahnya. Akhirnya burung ku masuk ‘sarang’. Ku pertahankan posisi itu beberapa saat, dan setelah agak tenang aku mulai menyodok perlahan vagina yang semakin basah itu.
Erangan dan desahan nikmat yang keluar dari mulut seksi janda sintal ini, menandakan dia sangat menikmati permainan duniawi ini.. Tanpa malu dia mendesah, mengerang bahkan diselingi kata-kata kotor yang membangkitkan gairah.
25 menit-an kami ‘bertempur’ dalam posisi konvensional itu, Mbak Atin brontak hingga kini dia posisinya diatas. Posisi yang nikmat, karna selain menikmati memek nya aku juga bisa dengan leluasa meremas, mencium dan sesekali mengulum payudara montok yang ber-ayun dengan indah itu.. baru 15 menit,tiba-tiba tubuh Suprihatin mengejang diikuti lenguhan panjang..
“Aaaacchh…. aauugghh… Ann.. ddii.. aakku.. kkeelluaa.. aa.. rr…” Tak lama Atin menghempaskan tubuhnya di dada ku, seraya mulut kami berpagutan mesra. 5 menit lama nya ku biarkan dia menikmati orgasme nya. Beberapa saat, karna aku belum apa-apa, aku minta Suprihatin menungging karna aku pengen menikmati nya dengan posisi doggy style.. Dalam posisi nungging keliatan jelas pantat indah janda kota kembang ini.. Perlahan ku kecup dan jilati belahan pantat seksi itu. Secara perlahan jilatan ku sampe ke vagina mungilnya, Atin menggelinjang dan menggelengkan-gelengkan kepalanya menahan nikmat..

Perlahan penis ku yang sudah on fire ku gosok-gosokkan dari lubang memek Suprihatin hingga menyentuh anusnya, dari arah memek hingga lubang anusnya. Dan karena tak tega menyaksikan Suprihatin semakin meracau dan merengek minta segera di ’suntik’, secara perlahan ku arahkan penis ku ke liang senggama nya yang licin oleh cairan vagina nya.. “Aauhh… ahh….. lebih dalam Mass.. sss.. Ann.. dddi..” pinta Atin dalam erangan dan desahan nikmat nya tanpa mempedulikan keberadaan Yeyen yang terlihat bingung melihat mama nya, antara kesakitan atau menahan nikmat.

30 menit berlalu, aku merasa ada sesuatu yang akan keluar dari ujung penis ku. Agar lebih nikmat, ku putar tubuh sintal janda kembang ini tanpa mencabut penis ku hingga kami kembali paad posisi konvesional.
“Ti… tiiinn.. aku mau keluar” erang ku mencoba menahan muntahan lahar nikmat yang semakin mendesak ini…
“Ntar.. Masss.. ss.. tahann… kita bareng…” Erangnya dengan mata terpejam seraya menggigit kedua bibirnya menahan genjotan ku yang semakin kencang di vaginanya..
Kedua tangan nya mencengkram punggung ku, dan dadanya diangkat membusung, seluruh badannya tegang mengencang, diikuti dengan lenguhan panjang kami berdua.
“Aaaccchhh…. aaauuggghh…” Maniku dan mani nya akhirnya bertemu di lorong kenikmatan itu sementara bibir kami berpagut mesra dan tangan kanan ku meremas payudara nya yang mengecang saat kami orgasme bareng tadi. Sambil menikmati sisa-sisa kenikmatan itu, kami masih berciuman mesra sambil berpelukan mesra, sementara penisku masih ‘tertanam’ di memeknya.
“Nggak usah Mas.. biarin aja dulu di dalem..” rengeknya manja dan segera ku hadiahi ciuman mesra di keningnya..
Liburan tahun baru lalu aku mendatangi nya di Bandung dan menginap selama se minggu lebih di rumah Janda seksi itu..
Dan yang paling penting, kami menghabiskan waktu dengan bermain seks sepuasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 20 April 2016 by in Cerita Seks and tagged , .

Arsip

Dapatkan artikel seputar seks

Bergabunglah dengan 113 pengikut lainnya

Tamu

  • 1,889,849 hits

HTML hit counter - Quick-counter.net
PageRank Checker

Seks Ekstrim

Gaya dan posisi bercinta ekstrim

Foreplay

Posisi Seks Favorit

Gaya Seks Hot

CD & LIngerie Pilihan

Top Rated

Tips Seks Pria

Teknik Oral Seks

Tips Seks Wanita

%d blogger menyukai ini: