Obrolan Dewasa

Ngerumpi Bebas Tentang Seks (22+)

Posisi Bercinta bagi Wanita


wot1Banyak posisi tradisional seksual, termasuk posisi missionary, tidak membuatnya mudah bagi wanita untuk mencapai orgasme. Hal ini lebih disebabkan menurunnya tingkat stimulasi pada klitoris.

Apapun yang Anda lakukan, ingat prinsip ICS : It’s the Clitoris, Stupid. Hampir setiap orang tahu orgasme pria dihasilkan dari stimulasi pada penis. Hampir setiap kegiatan seks dilakukan dengan memberi rangsangan pada penis. Tetapi, orang mencari-cari untuk mencapai orgasme pada wanita dalam vagina atau mencari G-spot yang belum jelas.

Banyak posisi dan kegiatan seksual tidak melakukan stimulasi clitoris dengan efektif. Lebih parah lagi, orang yakin jika hubungan seksual tradisional tidak membawa wanita mencapai orgasme, hal ini disebabkan kurangnya kreatur atau wanita tertentu memiliki masalah.

Dalam kaitan dengan kesenangan seksual, penis dan klitoris, keduanya menjadi terangsang dengan darah selama kesenangan seksual. Keduanya menjadi tegang dengan cukup stimulasi seksual dan sebagai sumber utama orgasme yang perlu stimulasi fisik langsung untuk hasil orgasme maksimal.

Banyak orang pikir “seks” sama dengan posisi missionary (pria diatas/hubungan antar alat kelamin). Posisi ini sangat baik untuk memberikan rangsangan pada penis, tetapi tidak cukup banyak bagi penis untuk menyentuh klitoris dengan posisi ini.

The coital aligment technique (CAT) adalah teknik yang masih sering dilakukan dengan posisi missionary. Lebih dari sekedar gerakan dasar, teknik ini memberikan suatu rocking motion yang merangsang klitoris lebih baik. Awalnya pria melakukan penetrasi lewat kaki yang direnggangkan dan sedikit ditekuk, kemudian angkat tubuh pria sedikit lebih atas ke bagian depan tubuh wanita sehingga dorongannya membuat sentuhan dengan klitoris. Pada waktu bersamaan penis juga mengalami ransangan yang sama. Dengan menyandarkan ke kanan atau kiri tubuhnya, pria dapat menahan sebagian beratnya. Penting bagi pria untuk mensantaikan tubuhnya lebih atas. Wanita kemudian dapat merangkulkan kakinya ke badan pria.

Teknik CAT memberikan pria dan wanita gabungan dorongan untuk melakukan pekerjaan. Pada dasarnya, CAT adalah kebalikan dari posisi missionary dengan pria diatas dan saling berhadapan (CAT juga dapat dilakukan dengan wanita diatas).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 9 Oktober 2013 by in Posisi Seks and tagged , , , , , , .

Arsip

Dapatkan artikel seputar seks

Bergabunglah dengan 113 pengikut lainnya

Tamu

  • 1,883,799 hits

HTML hit counter - Quick-counter.net
PageRank Checker

Seks Ekstrim

Gaya dan posisi bercinta ekstrim

Foreplay

Posisi Seks Favorit

Gaya Seks Hot

CD & LIngerie Pilihan

Top Rated

Tips Seks Pria

Teknik Oral Seks

Tips Seks Wanita

%d blogger menyukai ini: