Obrolan Dewasa

Ngerumpi Bebas Tentang Seks (22+)

Buasnya Tante Tetanggaku


Tante Wine tetanggaku seorang Dokter untuk minta tolong sebentar karena punya dia hank dan aku perbaiki sebentar.  Dia umurnya sekitar 38 tahun, walapun kelihatan lebih muda dan segar. Saat aku masuk ke rumah kelihatan sepi. Karena aku sudah terbiasa aku langsung masuk. Saat sekilas dari jendela halaman rumah depan kamarnya itu kulihat tante Wine sedang melihat film bokeu dan menikmati film itu sendiri hanya mengenakan bady doll di kamarnya sambil meremas payudarnya, tanda di terangsang. AKu jadi sungkan mau masuk. Ketika belum sempat tersadar, wajah cantik Tante Wine sedang mendongak menatapku. Wah ketahuan nih. Belum sempat aku bereaksi ingin kabur, dari dalam kamar Tante Wine memanggilku lirih.
“Andy, nggak baik mengintip,” kata tante Wine. “Ma ma maafin,” jawabku gagap.
“Nggak apa-apa, dari pada disitu mendingan ke sini..,” kata Tante Wine lagi sambil tangannya melambai dan menunjuk arah ke dalam kamar.
Aku paham maksudnya, dia memintaku masuk kedalam. Tanpa hitungan ketiga aku langsung loncat dan berlari memutar kedalam rumah dan sekejab aku sudah stand by di depan pintu kamar.  Hampir bersamaan pintu kamar terbuka dan aku bergegas masuk. Karena baby dool agak kecil maka paha mulusnya jelas terlihat, putih dan sangat menggairahkan.

hotsn“Kamu pake ngitip aku segala,” ujar Tante Wine. “Aku kan nggak enak kalo mau ngomong langsung, bisa-bisa aku di tampar, hahaha,” balasku.
Tante Wine memandangku tajam dan menarik ke ranjang dan dia kemudian menerkam dan menindihu dan menyumbat mulutku dengan bibirnya. Dengan buasnya dia mencumbuku. Bibir, leher, tengkuk dan dadaku nggak lepas dari sapuan lidah dan bibirnya. Sementara tangannya meremas kontolku, Melihat aksi ini nggak ada rasa kalo Tante Wine tuh orang terpandang. Ternyata keahlian nge-sex itu tak memandang terpandang atau bukan ya.

i02Kemudian dia berdiri dan menarikku di bibir ranjang. Dlam posisi berdiri dia melepas baby dollnya dan wow! Pemandangan indah yang tadi masih jauh dari jangkauan kini bener-bener dekat, bahkat menempel ditubuhku. Dalam posisi masih berdiri kemudian Tante Wine membungkuk dan melahap Mr. happy yang sudah tegak kembali. Lama aku dihisapnya, nikmat sekali rasanya. Tante Wine lebih rakus, liar dan buas. Beberapa detik kemudian setelah puas mengisapku, tante Wine mengambil duduk dibibir tempat tidur dan menarik wajahku. Kutahu maksudnya. Segera kusibakkan rambut indah diselangkangannya dan bibir merah labia mayora menantangku untuk dijilat. Jilatanku kemudian membuat Tante Wine menggelepar. Erangan demi erangan keluar dari mulut Tante Wine.

“Andi kamu hebat, aku puas selalu,” cerocos Tante Wine. Kuangkat wajahku, lidahku menjalar menyapu setiap jengkal kulit putih mulus Tante Wine.
“Sedari awal aku sudah tau kamu mengintip, tapi kubiarkan saja, bahkan kusengaja aja tadi pura-pura orgasme untuk memancingmu, padahal sih aku belum keluar tadi, heheh kamu tertipu ya, tapi Ndy, sekarang masukin yuk, aku bener-bener nggak tahan mau keluar,” kata Tante Wine lagi.
Aku sedikit malu juga ketahuan mengintip tadi.

Masih dalam posisi jongkok di, kuarahkan Mr. happy ke vaginanya. Tante Wine mengerang dan merem melek setiap kuenjot dengan batang kemaluanku yang sudah besar dan memerah. Lama kami bertarung dalam posisi ini, sesekali dia menarik tubuhku biar lebih dalam. Setelah puas dengan sensasi ini kami coba ganti posisi. Kali ini dalam posisi dua-duanya berdiri, kaki kanannya diangkat dan diletakkan diatas. Agak sedikit menyamping kuarahkan Mr. Happy ke vaginanya. Dengan posisi ini kerasa banget gigitan vaginanya ketiga kuenjot keluar masuk. Kami berpelukan dan berciuman sementara Mr. Happy masih tetep aktif keluar masuk.

Puas dengan gaya itu kami coba mengganti posisi. Kali ini doggie style. Sambil membungkuk, tante Wine menopangkan tangan di ranjang dan dari belakangnya kumasukkan kemaluanku. Uhh terasa nikmatnya karena batang Mr. Happy seakan dijepit dengan daging yang kenyal. Kutepuk tepuk pantatnya yang mulus dan berisi. Tante Wine mendesis-desis seperti kepedesan. Lama kami mengeksplorasi gaya ini.

hotsDalam beberapa menit kemudian Tante Wine memintaku untuk tiduran di ranjang. Walaupun agak enggan, kulakuin juga maunya, tapi aku tidak bener-bener tiduran karena punggungku kusenderkan didinding sementara kakiku selonjoran. Dan dalam posisi begitu aku disergapnya dengan kaki mengangkangi tubuhku. Dan perlahan tangan kanannya memegang Mr. Happy, sedikit dikocoknya dan diarahkan ke vagina yang sudah membengkak. Sedetik kemudian dia sudah naik turun diatas tubuhku. Rupanya Tante Wine sangat menikmati posisi ini. Buktinya matanya terpejam dan desisannya menguat.

Lama kubiarkan dia menikmati gaya ini. Sesekali kucium bibirnya dan kumainkan pentil buah dadanya. Dia mengerang nikmat. Dan sejenak tiba-tiba raut mukanya berubah rona.
Dia meringis, mengerang dan berteriak. “Ndy, aku mau nyampe nih, oh, oh, oh, ah, ah nikmatnya,” erangnya. Tangannya meraih tubuhku dan aku dipeluknya erat. Tubuhnya menggeliat-geliat panas sekali.
“Ohh,” ditingkah erangan itu, kemudian tubuhnya melemah dipangkuanku.

Dalam hatiku curang juga nih Tante, masak aku dibiarkan tidak tuntas. Masih dalam posisi lemas, tubuhnya kutelentangkan di lantai kamar mandi tanpa mencabut mr happy dari vaginanya. Dan perlahan mulai kuenjot lagi. Dia mengerang lagi mendapatkan sensasi susulan. Uh tante Wine memang dahsyat, baru sebentar lunglai sekarang sudah galak lagi. Pinggulnya sudah bisa mengikuti alur irama goyanganku. Lama kami menikmati alunan irama seperti itu, kini giliranku mau sampai.

jilat sperma“Tante aku mau keluarin ya”, kataku menahan gejolak, bergetar suaraku. “Sama-sama ya Ndy, aku mau lagi nih, ayo, yok keluarin, yok, ahh”.
Dibalik erangannya, akupun melolong seperti megap-megap. Sejurus kemudian kami sudah berpelukan lemas. Dengan sigap tante Wibe berbalik dan mengarah ke kontolku. Dia lahap menjilat kontolku dan menghisap spermaku. Membuatku menggelinkang keenakan.  Sesaat kemudian aku terkapar tak berdaya meladeni kebuasan tante Wine. Kayaknya aku tertidur sejenak dan ketika sadar tubuhku ada yang menggarayani. Dan sejuruh kemudian kontolku sudah tegak berdiri. Tante Wine dan mengerjaiku lagi kamipun bercinta lagi bersama.

3 comments on “Buasnya Tante Tetanggaku

  1. sasmi kagamine
    9 Agustus 2014

    Gw sering perkosa cowok gw, hahaaa~ Eh dianya malah ktawa2x~:/

  2. rheno
    16 September 2014

    Buat cewe, tante, janda, IRT yang kesepian, butuh
    teman curhat, sharing dll, bisa
    menghubungi 087808392013 khususnya
    yang berada di daerah Tangerang, Jakarta
    Barat. Ga usah malu2, rahasia terjamin…
    No Guys, No Cowo, No Waria…

  3. Eka
    12 Mei 2015

    menarik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 2 Maret 2013 by in Cerita Seks and tagged , , , .

Arsip

Dapatkan artikel seputar seks

Bergabunglah dengan 113 pengikut lainnya

Tamu

  • 1,889,849 hits

HTML hit counter - Quick-counter.net
PageRank Checker

Seks Ekstrim

Gaya dan posisi bercinta ekstrim

Foreplay

Posisi Seks Favorit

Gaya Seks Hot

CD & LIngerie Pilihan

Top Rated

Tips Seks Pria

Teknik Oral Seks

Tips Seks Wanita

%d blogger menyukai ini: